LightBlog

Pelajar dan Pemuda Penajam Bikin Beda Pantai Tanjung Jumlai

Aksi menawarkan jajanan gratis sudah biasa. Namun mengajak membaca buku secara gratis di tempat ramai dan tempat wisata amat jarang terjadi.

Ya, itulah yang dilakukan sejumlah pelajar dan pemuda saat menggelar kegiatan perpustakaan jalanan dan bina anak pesisir di Pantai Tanjung Jumlai Penajam Paser Utara Minggu sore (8/4). Kegiatan tersebut dipelopori oleh komunitas benou taka dan PD Pelajar Islam Indonesia (PII) Penajam Paser Utara.


Hanya bermodal banner dan buku yang ditaruh di lapak meja sederhana serta alat tulis sederhana yang dijadikan alat mewarnai dan bermain anak-anak pesisir, keinginan pelajar dan pemuda dari  berbagai sekolah dan komunitas ini patut diacungi jempol. Tak ayal, area yang biasanya jadi tempat wisata tersebut mengundang perhatian masyarakat setempat dan wisatawan.

Indrayani sebagai kordinator kegiatan mengharapkan agar generasi bangsa terutama di kabupaten penajam paser utara dapat terbina hingga meningkatkan minat baca, menulis, dan juga berdiskusi serta bermain bersama di dalam setiap pelaksanaan kegiatan.  “Tujuan beridirinya Komunitas Benuo Taka sendiri ialah terbinanya insan cita yang berbudi pekerti dan terliterasi, kedepannya akan kita coba sinergikan dengan Dinas Perpustakaan Daerah dan Arsip Kabupaten Penajam Paser Utara.” Tambah Indrayani menerangkan yang juga adalah pendiri komunitas Benua Tako.

Adanya kegiatan ini bekerjasama dengan gerakan membangun budaya literasi di odah etam yang juga dipelopori oleh Pengurus Wilayah PII Kaltim.  Fadil Hidayatul Fajri yang juga Ketua Pelajar Islam Indonesia (PII) Kaltim  serta inisaitor gerakan perpustakaan Jalanan di Provinsi Kaltim menuturkan tujuan perpustakaan jalanan dibentuk adalah mengajarkan pentingnya budaya membaca. Agar sasarannya bisa lebih luas maka dilakukan di tempat umum yang ramai. Harapannya tentu masyarakat bisa singgah untuk sekadar membaca meski hanya lima menit. Ini juga menunjukkan bahwa kami berkontribusi untuk memajukan pendidikan Kaltim melalui budaya membaca. 

“91 persen penduduk dengan usia 10 tahun ke atas lebih suka menonton televisi. Sedangkan mereka yang suka membaca buku hanya 17 persen. Itu dari BPS,” katanya menukilkan.

Aksi ini juga dihadiri oleh salah seorang relawan yang bekerja di Dinas Pendidikan Kab.  Penajam Paser Utara yakni  Andi Herman. “semoga kedepannya seluruh instansi terkait dan stakeholder di Kabupaten Penajam Paser Utara dapat bersinergi bersama gerakan tersebut” ujarnya.

Share on Google Plus

About suara pelajar

0 komentar: