LightBlog

Pasca Bertemu Presiden, PII Meluncukan Perpustakaan Jalanan Di Kalimantan Barat



PONTIANAK Suarapelajar.com – Meningkatkan budaya literasi adalah salah satu topik pembahasan saat diadakannya pertemuan yang dilakukan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) dengan Presiden RI Joko Widodo yang digelar Kamis (3/8) lalu.
Pasca pertemuan itu, Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia Kalimantan Barat (PW PII Kalbar) langsung meluncurkan program Perpustakaan Jalanan Khatulistiwa pada Sabtu (12/8) n.
“Perpustakaan Jalanan ini di luncurkan sebagai bentuk apresiasi PII terhadap pemerintah dalam meningkatkan budaya literasi di Indonesia. Selain di Kalimantan Barat ini, PII juga telah memiliki Perpustakaan Jalanan di beberapa wilayah seperti Jakarta dan Kalimantan Selatan. Dan rencananya akan dibentuk disetiap wilayah yang ada di Indonesia,” ujar Dede Ari Kusuma Ketua Umum PW PII Kalbar sekaligus penanggung jawab pelaksana saat ditemui di tempat kegiatan, Sabtu (12/8).
Dede menambahkan, dalam pertemuan perdana Perpustakaan Jalanan yang dilaksanakan pada pukul.20.30 Wib. di Taman Digulis Kota Pontianak tersebut, memang terbilang tidak terlalu ramai yang ikut serta, dikarenakan kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Tapi Perpustakaan Jalanan tersebut tetap berjalan dengan baik.
Selain pembaca diajak untuk membaca gratis, mereka juga berdiskusi tentang buku-buku yang dibaca. Sekalipun memang ada beberapa pembaca yang tidak memiliki minat untuk membaca, namun ia tetap berusaha untuk mencoba menjadikan membaca sebagai hobinya.
“Kalau untuk membaca memang tidak rajin sih. Tapi suka aja liat buku-buku sebanyak ini. Dan memang di Pontianak ini minat untuk membaca sangat kurang. Jadi, program ini bagus biar pada semangat untuk membaca. Apalagi ada diskusinya, jadi saya lebih suka diskusinya dari pada membacanya,” ungkap Citra salah satu pembaca.
“Ini merupakan langkah awal kami untuk membuat Perpustakaan Jalanan yang bersifat rutin dan keliling ke tempat-tempat strategis yang ada di Kota Pontianak. Nantinya kita juga akan coba buat lagi di daerah lain seperti Mempawah dan Singkawang,” ujar Dede.
“Target kami, minat membaca masyarakat khususnya pelajar semakin betambah banyak. Dan tentunya itu tidak dapat kami lakukan sendiri tanpa dukungan dan partisipasi dari pemerintah dan seluruh elemen masyarakat itu sendiri. Dan kami sangat menyambut baik jika ada yang ingin bergabung atau sekedar menyumbangkan buku,” ungkap Dede.
“Adanya Perpustakaan Jalanan ini harapannya tentu minat membaca masyarakat semakin meningkatnya. Karna semakin meningkatnya minat membaca, semakin meningkat pulalah wawasan dan kercerdasan masyarakat. Dan inilah yang menjadi misi utama kami,” tuturnya.
*Penulis : Ahmad Ghozali
*Editor : M. Husni Azam 
(sumber:Supel.id)
Share on Google Plus

About IMSA Etam

0 komentar: