LightBlog

Expert Advisor Solusi Atasi Kemiskinan




SAMARINDA. Presentasi pengunaan expert advisor di Universitas Teknologi MARA, Malaysia, Kamis (7/10) lalu oleh Abdul Hamid menuai apresiasi. Dalam pemaparannya Hamid menekankan bahwa penggunaan expert advisor bisa menjadi solusi pengentasan kemiskinan.    

Dijelaskan Hamid dia berhasil mencoba program trading otomatis expert advisor di bursa valuta asing (valas), dengan target pemasukkan 10 persen dari total dana yang ditradingkan. Dalam program itu ia berhasil meyakinkan bahwa profit atau keuntungan tetap bisa didapat, namun akun tetap aman.

“Banyak yang meragukan. Katanya apa bisa dengan modal 10 dollar Amerika bisa masuk ke bursa valas? Saya bilang bisa,” tegas Hamid. Kata pihak yang meragukan presentasinya modal tersebut sangat kecil sebab modal minimum untuk masuk ke bursa valas adalah 10.000 dollar Amerika. Tapi Hamid bisa meyakinkan dengan program yang ia jalani selama delapan bulan tersebut tetap bisa mendulang untung hingga 10 persen. Modal awalnya adalah Rp 10 juta dan uang tersebut dimasukkan ke dalam akun trading. Setelah itu setiap bulannya ia mendapat untung bersih sekitar Rp 1 juta. “Tanpa harus bekerja dan memakan waktu,” ucapnya.  

Aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) ini menambahkan jika dikelola profesional bisa menjadi solusi mengentaskan kemiskinan. Terlebih lagi defisit anggaran kini tengah menerpa. Menurutnya banyak miliarder dihasilkan dari aktifitas pasar uang. Contohnya di Moscow, Rusia yang sukses menjalankan program ini. Ia optimistis program trading otomtis expeert advisor bisa menjadi tren di negara-negara Asia.
“Dengan modal minim per bulannya saya bisa menerima 100 sampai 200 dollar Amerika. Mengunakan EA (expert advisor) pada pasar keuangan sangat membantu saya dalam memenuhi kebutuhan tanpa harus membuang waktu dan tenaga,” pungkasnya. (FDL) 
Share on Google Plus

About IMSA Etam

0 komentar: