LightBlog

Mengawal Masa Depan Blok Sanga – Sanga




Erlyando Saputra (Nando) Ketua Umum Badko HMI Kaltim-Tara
 
Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Kaltim-Kaltara (Badko HMI Kaltim-Tara), melalui seminar nasional Mengawal Masa Depan Blok Sanga – Sanga. Merupakan upaya untuk menggulirkan wacana Blok Sanga – Sanga Ke masyarakat, pemuda, mahasiswa dan pemangku kebijakan di Kalimantan Timur. Dimana Blok Sanga – Sanga akan berakhir kontraknya di bulan agustus 2018. 

Artinya daerah kembali akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Hak Partisipasi , hak untuk mengelola Blok Sanga – Sanga bersama pertamina, Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar. Kekuatan civil society perlu mengawasi proses transisinya agar berjalan lancar dan sesuai harapan publik dimana masyarakat berharap ada proporsi yang lebih besar bagi daerah, sehingga ada dampak signifikan terhadap pembangunan.

Bahkan Badko HMI Kaltim-Tara menuntut hak partisipasi tidak hanya sepuluh persen, bahkan 20 sampai 30 persen. Tinggal skema permodalannya harus di beri ruang oleh peraturan perundang –undangan agar daerah mendapat porsi maksimal. 10 persen itu kan minimal maksimalnya tidak diatur, kalau menurut saya minimal 20 – 30 persen. Sebenarnya tidak ada rumus baku terkait PI . 

aturan di buat manusia dan sewaktu waktu bisa di revisi melalui berbagi jalur kebijakan selama tidak melanggar hukum atau konstitusional. Karena hak kedaulatan dan kesejahteraan itu milik masyarakat dari barat sampai timur Indonesia dan kadang bukan suatu yang diberikan begitu saja tapi harus di perjuangkan. Untuk itu mari kita perjuangkan hak kelola blok sanga – sanga untuk kedaulatan dan kesejahteraan rakyat. Tetapi apapun hasilnya hak PI menjadi pintu masuk kita untuk mendapatkan data sesungguhnya soal revenue Blok Sanga – Sanga sesungguhnya dan terlibat aktif untuk masuk sebagai pengelola ini akan menjadi modal untuk meningkatkan kualitas SDM Migas Lokal.

Hasil hasil seminar nasional ini akan di rekomendasikan ke pihak pihak terkait, pemangku kebijakan dan kepentingan, serta di dorong HMI secara institusi melalui Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB. HMI) di Jakarta. 

Di dalam seminar nasional ini di hadiri oleh Asosiasi daerah Penghasil Migas (ADPM), BUMD Hulu Migas Jawa Barat , Satgas Hulu Migas Kaltim, Akademisi Unmul dan Anggota Komisi III DPRD Kaltim. 

Di dalam seminar nasional terungkap bahwa Vico Indonesia selaku KKKS pengelola Blok Sanga – Sanga telah menurunkan produksinya dan mengakhiri kontraknya dengan ratusan karyawan yang bekerja di Blok Sanga – Sanga. Ini menjadi persoalan dalam fase transisi . (kata Safruddin Anggota Komisi III DPRD Kaltim)

Share on Google Plus

About suara pelajar

0 komentar: