LightBlog

Umat Islam Harus Siapkan Strategi Pemenangan Pilgub Jabar dan Pilpres 2019


Bandung, Suarapelajar.com – Diskusi Panel yang diselenggarakan oleh PC KBPII Kota Bandung bertopik “Peta Politik Indonesia Menjelang Pilpres 2019 Pasca Pilkada DKI Jakarta” di Kantor PW KBPII Jabar dengan Narasumber Wakil Walikota Bandung H. Oded M. Danial, Pakar Komunikasi Politik Prof. Dr. Asep Saiful Muhtadi dan Ketua Umum KBPII Jawa Barat Ujang Syahrudin berlangsung meriah karena dihadiri oleh ratusan peserta yang berasal dari pimpinan partai politik, Ormas Islam dan aktivis PII (11/5).
Dalam presentasinya Asep Saeful Muhtadi yang sapa diakrab Kang Asep mengatakan Pilkada DKI Jakarta kemarin adalah potret kekuatan umat Islam untuk Pilpres 2019. “Secara jumlah umat Muslim di Indonesia mencapai 90%, tetapi hasil Pilkada DKI Jakarta menunjukkan suara umat Islam adalah 58% (yang memilih Anies-Sandi), dalam Pilpres nanti pun umat Islam yang memiliki kesadaran politik tidak jauh berbeda dengan presentasi Pilkada DKI Jakarta. Parpol Islam jika ingin menang maka harus bisa merawat kekuatan umat Islam ini. Tidak saja untuk Pilpres 2019 tapi juga untuk masa depan politik umat Islam,” ujar Asep yang pernah meraih predikat sebagai dosen teladan versi Kemenag RI tahun 2010.
Menyikapi Pilgub Jabar 2018, Wakil Walikota Bandung Oded M. Danial memiliki pandangan bahwa hanya dengan pembinaan Tarbawi umat Islam dapat mencapai kejayaannya. “Kalau kita punya cita-cita tinggi, visi jauh kedepan, maka itu harus melalui pembinaan berkelanjutan. Dengan pembinaan tarbawi ini kita dapat meraih cita-cita tersebut. Percuma jika punya cita-cita tinggi tetapi tidak ada sistem pembinaan yang jelas, hal itu akan sulit dicapai. Kaderisasi ini penting bagi perjuangan umat Islam” ungkap H. Oded yang didukung masyarakat Kota Bandung untuk maju sebagai Calon Walikota Bandung tahun 2018.
Pada sesi tanya jawab ada pertanyaan yang disampaikan Prof. Dr. Nanat Fatah Natsir mantan Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang hadir juga sebagai peserta diskusi menyinggung soal pernyataan Ridwan Kamil tentang sudah mengeluarkan tiga ratus izin rumah ibadah non muslim.
Menjawab pertanyaan tersebut Wakil Walikota Bandung ini mengklarifikasi bahwa setelah ia minta data dari Kabag Kesra dan Dinas Perizinan bahwa data 300 izin tersebut bersumber dari Kemenag, dan itu termasuk juga masjid dan rumah ibadah lainnya.
“Fakta di lapangan selama saya memimpin di Kota Bandung ini, penambahan Gereja di Bandung juga sangat sedikit, apalagi rumah ibadah agama lainnya. Data 300 ini termasuk masjid dan rumah ibadah non muslim lainnya” ujar Oded yang pernah menjadi aktivis PII di Tasikmalaya ini.
Diskusi Peta Politik Umat Islam Menjelang Pilpres 2019 Pasca Pilkada DKI merupakan rangkaian dari acara pelantikan PW KB PII Kota Bandung dan peringatan Hari Bangkit ke-70 Pelajar Islam Indonesia. Pada kesempatan ini dilangsungkan juga pelantikan PC KB PII Kota Bandung periode 2017-2016.
(Rep: Bung Helmy)
Share on Google Plus

About IMSA Etam

0 komentar: