LightBlog

Dalam Satu Dekade Ilmuan Temukan 200.000 Spesies


JAKARTA – Makhluk hidup di dunia rupanya belum sepenuhnya diketahui oleh manusia. Seperti diketahui, beberapa ilmuwan telah menemukan berbagai spesies baru pada 2017.
Mulai dari seekor laba-laba yang tampak seperti topi Harry Potter hingga cacing laut yang terlihat seperti churro. Dilansir dari Daily Mail, Minggu (21/5/2017), hingga saat ini ilmuwan telah menemukan 10 spesies baru untuk tahun 2017.

Daftar tahunan ke-10 juga mencakup serangga merah muda yang memiliki kemiripan dengan daun, tomat yang amat merah seperti berdarah saat dipotong, dan polkadot yang ditemukan di Brasil.
Selama dekade sejak daftar pertama disusun pada 2008, hampir 200 ribu spesies baru telah ditemukan ilmuwan. Namun para ahli memperingatkan bahwa risiko tak lagi menemukan banyak spesies semakin meningkat sering tingkat kepunahan yang juga merangkak naik.

Daftar spesies temuan itu disusun oleh College of Environmental Science's International Institute for Species Exploration (IISE), State University of New York mencakup empat spesies yang ditemukan di Asia (India, Indonesia, Laos, dan Malaysia). Sementara spesies lain berasal dari Meksiko, Amerika Serikat, Brasil, Kolombia, Australia, dan Papua Nugini.

"Selama dekade sejak daftar Top 10 kami yang pertama, hampir 200.000 spesies baru telah ditemukan dan dinamai. Ini tidak lain hanyalah kabar baik bukan karena krisis keanekaragaman hayati dan fakta bahwa kita kehilangan spesies lebih cepat dari pada kita menemukannya," kata Dr Quentin Wheeler, direktur pendiri IISE.

Ia menjelaskan bahwa tingkat kepunahan 1.000 kali lebih cepat dibanding pada prasejarah.

"Jika kita tak mempercepat eksplorasi spesies, kita berisiko tidak pernah mengenal jutaan spesies atau mempelajari hal-hal menakjubkan dan berguna yang bisa mereka ajarkan pada kita," ujarnya.

Menurut Wheeler, faktor terbesar yang menyebabkan percepatan kepunahan adalah manusia.

"Kita (manusia) mengubah ekosistem, menghancurkan keanekaragaman hayati dan mencemari perairan kita," tegasnya.

sumber : okezone
Share on Google Plus

About IMSA Etam

0 komentar: